Banda Aceh, 30 Oktober 2024 – Tiga mahasiswa berbakat dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa berhasil mencuri perhatian dalam forum bergengsi, The 3rd International Conference on Shariah-Oriented Public Policy in Islamic Economic System (ICOSOPP 3), yang diselenggarakan di Banda Aceh. Konferensi internasional ini menjadi ajang bagi para akademisi dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi ide dan penelitian dalam upaya pengembangan ekonomi berbasis syariah dan kebijakan publik.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Hidayatul Fitri dari Program Studi Perbankan Syariah, Annisa Zahara dari Program Studi Ekonomi Syariah, dan Cut Tasya Destia Isfa dari Program Studi Manajemen Keuangan Syariah. Dalam konferensi ini, masing-masing mahasiswa mempresentasikan penelitian yang mengintegrasikan isu-isu Sustainable Development Goals (SDG’s) yang berkaitan dengan ekonomi syariah, literasi keuangan, dan kebijakan publik sesuai dengan keahlian dari masing-masing bidang studinya.
Hidayatul Fitri bersama Zefri Maulana dan Tajul ‘Ula, menampilkan hasil penelitian dengan judul “The Influence Of Sharia Financial Literacy, Religiosity, Financial Self-Efficacy, And Financial Locus Of Control As Mediation Effects On The Financial Behavior Of Sharia Bank QRIS Users”. Penelitian ini mengkaji literasi keuangan syariah, religiositas, dan faktor psikologis dalam membentuk perilaku keuangan pengguna QRIS di bank syariah.
Kemudian Annisa Zahara bersama Chah Ayu Astina dan Iskandar, dengan judul penelitian “Multiplier Effect Analysis on Local Wisdom-Based Mangrove Forest Ecotourism for Sustainable Economic Development in Langsa City, Aceh”. Penelitian ini mengeksplorasi potensi ekowisata hutan bakau berbasis kearifan lokal di Kota Langsa sebagai strategi untuk pengembangan ekonomi berkelanjutan di daerah tersebut.
Sementara Cut Tasya Destia Isfa bersama Ade Fadillah Fw Pospos, Munadiati, dan Nurul Fadilla, dengan judul “Behavior Intention Penggunaan Digital Payment QRIS Berdasarkan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) Studi Kasus Pada Sektor UMKM di Kota Langsa”. Penelitian ini fokus pada analisis intensi penggunaan QRIS dalam sektor UMKM, menggunakan model UTAUT sebagai kerangka analisis.

Dekan FEBI IAIN Langsa, Dr. Muhammad Amin, MA., memberikan apresiasi atas prestasi mahasiswa yang mampu menunjukkan kompetensi akademis di kancah internasional. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam konferensi ini sejalan dengan tanggung jawab mereka dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian. “Konferensi internasional ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian mereka, sekaligus mendapatkan pengakuan atas kontribusi di tingkat global. Ini juga memperkuat posisi FEBI IAIN Langsa sebagai institusi pendidikan tinggi yang berdaya saing internasional,” ungkap Dr. Muhammad Amin, MA.
Dengan partisipasi aktif mahasiswa FEBI IAIN Langsa dalam konferensi ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk berkontribusi melalui riset dan publikasi ilmiah di berbagai forum internasional. Kontribusi akademis seperti ini tidak hanya meningkatkan citra FEBI IAIN Langsa, tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan di Aceh dan Indonesia.