Berita
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Mahasiswa FEBI IAIN Langsa Presentasi Zakat Digital dan Wakaf dalam Forum Internasional AISZAWA 2025
Foto Tidak Ditambahkan
Gambar untuk artikel ini tidak tersedia atau belum diunggah
Banda Aceh – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Langsa mencatat prestasi membanggakan dalam forum ilmiah internasional. Dua mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MZW) dipercaya mempresentasikan hasil penelitian mereka pada ajang 3rd Aceh International Seminar on Zakat and Waqf (AISZAWA) yang berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Kamis (18/9/2025).
Dua karya yang diangkat menghadirkan isu-isu penting dalam praktik zakat dan wakaf di Aceh. Nayya Fitria memaparkan penelitian berjudul “From Alms to Automation: Digital Pathways for Zakat Compliance in Shrimp Farming Communities of Desa Cot Muda Itam, Aceh Timur.” Penelitian ini menggarisbawahi peran teknologi digital dalam meningkatkan kepatuhan zakat, khususnya di kalangan komunitas petambak udang.
Sementara itu, Wahyuni S membawakan penelitian berjudul “Uncertified Waqf Land Conflicts: Case Studies from East Aceh.” Studi ini menyoroti persoalan konflik tanah wakaf yang belum bersertifikat, sebuah problem struktural yang berpotensi menghambat optimalisasi aset wakaf sebagai instrumen pembangunan sosial.
Kedua penelitian tersebut dianggap relevan dengan tema besar AISZAWA tahun ini: “Transformation of Islamic Social Finance in the Digital Era: Innovations, Challenges, and Opportunities for Maqasid al-Shari’ah Development Goals.”
Dekan FEBI IAIN Langsa, Dr. Muhammad Amin, M.A., menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswanya.
“Partisipasi mahasiswa FEBI IAIN Langsa dalam forum internasional ini merupakan bukti bahwa penelitian mereka memiliki bobot akademis sekaligus manfaat praktis. Kajian yang diangkat tidak hanya menyentuh persoalan lokal, tetapi juga berkontribusi pada wacana global mengenai keuangan sosial Islam di era digital,” ungkapnya.
Ketua Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf FEBI IAIN Langsa, Nanda Safarida, M.E., juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam seminar internasional ini menjadi capaian penting bagi pengembangan program studi.
“Kehadiran mahasiswa MZW dalam forum internasional seperti AISZAWA menunjukkan bahwa kualitas riset mahasiswa kita mampu bersaing di level global. Ini sejalan dengan komitmen prodi untuk terus mendorong lahirnya penelitian-penelitian inovatif yang bermanfaat, baik bagi masyarakat Aceh maupun pengembangan keilmuan zakat dan wakaf secara lebih luas,” ujarnya.
Seminar internasional ini menghadirkan sejumlah pakar dan praktisi dari berbagai lembaga strategis, seperti Bursa Efek Indonesia, Bappeda Aceh, dan akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Forum ini menjadi wadah diskusi multidisipliner mengenai inovasi, tantangan, serta peluang dalam pengembangan zakat dan wakaf, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan berbasis Maqasid al-Shari’ah.
Kehadiran mahasiswa FEBI IAIN Langsa pada forum internasional tersebut tidak hanya memperkuat jejaring akademik, tetapi juga menegaskan kontribusi nyata kampus daerah dalam pengembangan literasi zakat dan wakaf, baik di tingkat nasional maupun global.
Mahasiswa FEBI IAIN Langsa Presentasi Zakat Digital dan Wakaf dalam Forum Internasional AISZAWA 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Langsa